Friday, 6 May 2011

Oh yeahhhh?! kau pikir kau bagus sangat ke hah!?! dah lhaa perangai cam lancau, pukimak tahan gaban , pastu suke ati mak bapak kau jer hah..pastu tetibe lak nak berbaek ngan aku..pergi mampos laa!! lepas kau buat aku macam-macam , aku kena marah , kena fitnah.. pastu tetibe datang kat aku cakap nak berbaek ngan aku.buat muka tak bersalah.urgh!! SEMUA SEBAB KAU LAHANAAAT! AKU BENCI KAU . AKU BENCII KAAAAAAAAAAAAAAAAAAAU!!!!!!!!!!!!!!!! STFU NOOB . I HATE YOU BITCH . urghh -,- blah kau dari hidup aku , aku taknak tengok muka kau lagi .                           



                                                                                                  

                                                                                                                                        how's that ? xD

Wednesday, 2 March 2011

LOVE xD

 
LOVE

  What is love? Love is such a feeling that come from our heart . Love is soft, we need to cared it. Love is better, so we need to throw the bitter. Love is live, we need to find it. Love is friend, so make friend with it. Love can be felt but we cannot touch it. Love like a time in a clock, it will never come back if we lose it.' It is never to late to know love' and ' just remember love is not a present but it is a gift '... Always war for love <3

Monday, 28 February 2011

CInta Si Ibu Kepada Anaknya






Alkisah di suatu desa ada seorang ibu yang sudah tua hidup berdua dengan anak satu-satunya.Suaminya sudah lama meninggal karena sakit.

Sang Ibu sering sekali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya . Adapun anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk, yaitu suka mencuri, berjudi,mengadu ayam, dan banyak lagi yang membuat si ibu sering menangis meratapi nasibnya yang malang. Namun begitupun ibu tua itu selalu berdoa kepada Tuhan, “Tuhan tolong Kau sadarkan anakku yang kusayangi, supaya ia tidak berbuat dosa lebih banyak lagi. Aku sudah tua dan aku ingin menyaksikan dia bertobat,sebelum Aku mati.

Namun semakin lama si Anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya. Sudah sangat sering ia keluar masuk bui karena kejahatan yang dilakukannya.

Suatu hari ia kembali mencuri di sebuah rumah penduduk desa. Namun malang nasibnya akhirnya ia tertangkap oleh penduduk yang kebetulan lewat. Kemudian dia dibawa ke hadapan Raja untuk diadili sesuai dengan kebiasaan di Kerajaan tersebut. Setelah ditimbang berdasarkan sudah seringnya ia mencuri, maka tanpa ampun lagi si Anak tersebut dijatuhi hukuman Pancung. Pengumuman hukuman itu disebarkan ke seluruh desa. Hukuman pancung akan dilakukan keesokan harinya didepan rakyat desa dan kerajaan tepat pada saat lonceng Gereja berdentang menandakan pukul enam pagi.

Berita hukuman itu sampai juga ke telinga si Ibu. Dia menangis ,meratapi Anak yang sangat dikasihinya. Sembari berlutut dia berdoa kepada Tuhan. “Tuhan, Ampunilah Anak Hamba.Biarlah HambaMu yang sudah tua renta ini yang menanggung dosa dan kesalahannya. Dengan tertatih-tatih dia mendatangi Raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan, tapi keputusan sudah bulat, si Anak tetap harus menjalani hukuman. Dengan hati hancur si Ibu kembali ke rumah . Tidak berhenti dia berdoa supaya anaknya diampuni.Karena kelelahan dia tertidur dan bermimpi bertemu dengan Tuhan.

Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan ,rakyat berbondong-bondong untuk menyaksikan hukuman pancung tersebut. Sang Algojo sudah siap dengan Pancungnya, dan si Anak tadi sudah pasrah menantikan saat ajal menjemputnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, tanpa terasa dia menangis menyesali perbuatannya.

Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan, lonceng Gereja belum juga berdentang. Suasana mulai berisik. Sudah lima menit lewat dari waktunya. Akhirnya didatangi petugas yang membunyikan lonceng di Gereja. Dia Juga mengaku heran, karena sudah sedari tadi dia menarik lonceng tapi, suara dentangnya tidak ada.

Ketika mereka sedang terheran-heran, tiba-tiba dari tali yang di pegangnya mengalir darah. , darah tersebut datangnya dari atas,berasal dari tempat di mana Lonceng diikat. Dengan jantung berdebar-debar seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah itu. Tahukah Anda apa yang terjadi? Ternyata di dalam lonceng besar itu ditemui tubuh si Ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk Bandul di dalam lonceng yang mengakibatkan lonceng tidak berbunyi, sebagai gantinya kepalanya yang terbentur ke dinding lonceng.

Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata . Sementara si Anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan.Dia menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke Atas dan mengikat dirinya di lonceng tersebut serta memeluk besi di dalam lonceng,untuk menghindari hukuman pancung anaknya.

Demikianlah, sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya, betapapun jahatnya si Anak. Marilah kita mengasihi orang tua kita masing-masing ,selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di Dunia ini. Amin.

Sesuatu untuk dijadikan renungan untuk kita agar selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai dengan apapun.

Keranda Buat Si Ayah








Di suatu ceruk kampung, tinggal seorang tua bersama keluarga anak lelakinya. Si ayah tua ini tidak nyanyuk walaupun sudah tua. Cuma kudrat tuanya tidak lagi mengizinkan ia bekerja seperti dulu. Ketika muda dahulu, si ayah yang tua ini tanpa mengira lelah, membanting tulang empat kerat mengerjakan sawah dan kebun, demi sesuap nasi untuk keluarganya.

Itu dulu.

Kini ia sudah berumur 97 tahun. Isterinya sudah meninggal 25 tahun yang lalu. Sejak 15 tahun lepas, ia tidak lagi bekerja. Ia hanya duduk di pangkin di luar rumah, memerhati satu-satunya anak lelaki bekerja di sawah. Di situlah tempatnya melalui hari-hari, merindui kudrat lama, merindui arwah isterinya, merindui masa-masa lalu ketika anaknya masih kecil...



**********************************



"Ayah! Amin nak main benda ni, ayah tarik Amin ye!" Laung Amin, sambil jari menunjuk upih kelapa di depannya.

"Boleh...kejap ya. Ayah nak tebas semak ini dulu. Semak tebal ni bahaya. Nanti ayah tarik Amin ya," jawab si ayah, penuh kasih sayang.

"Alaa..Amin nak main sekarang. Cepatlah ayah! Cepatlah!" pujuk Amin yang berusia 11 tahun sambil menhentak-hentak kakinya.

Si ayah faham benar dengan perangai anak lelakinya itu, "nanti muncung lah tu, sehari tak mahu makan nanti," bisik si ayah di dalam hati.

"Ok, ok. Amin duduk, ayah tarik."

"Yeay! Ayah tarik laju-laju tau," gembira benar bila hajatnya dituruti. "Laju lagi! Laju lagi! Ayah tarik Amin turun cerun kat sana ye, mesti lagi laju nanti," arah Amin, sambil jarinya menunjuk ke hujung hutan.

"Ya Allah!" Jerit si ayah, ia merasakan kakinya terpijak sesuatu. Duri, barangkali. Atau kaca.

"Alaa..kenapa ayah berhenti ni? Amin belum puas lagi. Tariklah lagi."

Tanpa menghiraukan luka dan darah pada kakinya, si ayah ini terus menarik upih kelapa yang dinaiki anaknya, sehingga Amin lapar dan mengajak pulang untuk makan.



**********************************



Sesekali Amin melirih kepada ayahnya yang berada di atas pangkin, "tahu berehat saja si tua ni, pemalas betul. Aku penat-penat bekerja, dia tahu makan saja," ngomel si anak. Geram benar ia melihat ayahnya duduk tidak berbuat apa-apa, selain makan.

Suatu hari, kerana tidak tahan lagi dengan si ayah, yang dianggap menyusahkan keluarganya, kebetulan pula musim kemarau dan kekurangan makanan, Amin membuat satu keranda kayu untuk ayahnya.

"Ayah! Masuk dalam ni," tanpa berkata apa-apa, si ayah masuk ke dalam keranda.

Amin menarik keranda ke hujung hutan. Di sana ada sebuag cerun tinggi, fikirnya cerun itu sesuai untuk di membuang keranda berisi ayahnya itu, supaya si ayah tidak lagi menyusahkan ia dan keluarganya.

Sampai di cerun, sebelum sempat Amin menolak keranda itu, dia terdengar ketukan dari dalam keranda.

"Hidup lagi rupanya," bisiknya di dalam hati, dan membuka keranda. "Hah, ayah nak apa lagi?"

"Ayah tahu Amin nak buang ayah dari cerun ini. Amin nak buang ayah, Amin buang lah. Tapi Amin janganlah buang keranda cantik yang Amin buatkan ini. Mungkin anak Amin perlukan keranda ini nanti

Friday, 25 February 2011

HELLO!

ngeeee~ excited siot bile da buat blog :x tpi masalahnyer xtau cm mne nak edit blog -,- , so I need Freaking Help from u guys okay ? :) hope u guys will help me laaa. oke :D

First post!

Yoo! im new in blogging so, just wanna try lol. dun forget to follow me, you will never regret. NEVER! okay so bye :D